Siapa sangka warisan budaya massage tidak ada di Betawi (Jakarta)? Kalau kalian tidak tahu, nih Mimin sajikan informasinya. Yakni pijat Pulen Legit khususnya untuk perempuan, tidak disarankan untuk laki-laki.
Pulen legit, itu teknik massage (pijat) khusus Betawi. Pijat "pulen legit" biasanya dilakukan setelah melahirkan untuk mengencangkan otot-otot yang kendur. Pijat ini merupakan salah satu kekayaan "etno wellness" atau warisan budaya kebugaran Jakarta.
Asal usul treatment ini terinspirasi dari tradisi turun temurun dari masyarakat Betawi saat seorang perempuan hendak menikah, di mana perawatan spa dilakukan untuk menjaga kecantikan alaminya. Treatment ini juga bisa dilakukan oleh perempuan yang sudah menikah, hingga usai melahirkan. Dan sekali lagi, treatment ini hanya untuk perempuan saja, tidak untuk lak-laki.
Hal yang akan dilakukan terapis akan memulai ritual dengan foot bath menggunakan air hangat, sea salt, dan jeruk nipis yang dipercaya bisa menenangkan tubuh dan pikiran kita. Setelah terapis selesai membersihkan kaki, pasien dipersilahkan untuk tidur telungkup untuk dilakukan pemijatan yang dimulai dari telapak kaki terlebih dahulu dan berakhir pada area punggung.
Teknik pemijatan ini diberi nama ‘pulen legit’, karena setelah selesai memijat punggung, terapis yang telah terlatih ini melakukan totok pada area bokong saya atau yang disebut dengan ‘pulen’. Setelah area belakang tubuh selesai dipijat, terapis meminta saya membalik badan untuk melanjutkan pijatan yang diakhiri dengan teknik totok pada area kewanitaan saya, atau yang disebut dengan ‘legit’.
Treatment Tangas Betawi ini hanya bisa dilakukan oleh perempuan. Pijatan ‘pulen legit’ ini dilakukan untuk membantu mengencangkan otot-otot yang berada di area tersebut. Maka dari itu, tidak hanya perempuan yang akan menikah saja yang boleh melakukan treatment ini, tapi setiap perempuan juga bisa.